Sebelumnya kita harus berterimakasih kepada para internet
marketer Indonesia yang sudah berjasa memasarkan keunikan batu akik ke
Indonesia sampai ke luar negeri. Hal ini terbukti dengan meningkatnya expor
permata Indonesia periode Januari hingga September 2015.
Hal tersebut dibenarkan oleh Deputi
Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa, Sasmito Hadiwibowo bahwa ekspor
perhiasan dan permata naik sekitar 29,5 persen menjadi US$ 559 juta di bulan September
dari US$ 431 juta pada bulan sebelumnya.
Yang unik dari
kenaikan ini adalah tidak diiringi dengan meningkatnya volume expor permata
tersebut. Artinya, terjadi kenaikan harga perhiasan dan batu permata di luar
negeri yang cukup signifikan.
Tren batu akik yang
saat ini mulai meredup di Indonesia ternyata berlaku sebaliknya di luar negeri.
Trend akik saat ini muali menjalar hingga ke Benua Afrika. Menurut Sasminto,
jika trend ini terus bertahan dan terus menjalar ke seluruh duani, Indonesia
mempunyai prospek yang sangat bagus. Karena Indonesia memiliki keaneka ragaman batu akik yang sangat diminati oleh pasar
dunia.
Popularitas batu akik asal Indonesia di pasar dunia, sekali lagi tidak
terlepas dari kretaivitas dan kemampuan para internet marketer yang tidak
pernah menyerah dalam memasarkan kekayaan alam asli Indonesia melalui media
sosial.

0 komentar